Usai Melatih Liverpool, Jurgen Klopp Berencana Hiatus Satu Tahun

Usai Melatih Liverpool, Jurgen Klopp Berencana Hiatus Satu Tahun

Usai Melatih Liverpool, Jurgen Klopp Berencana Hiatus Satu Tahun

Berita Bola, Cepat atau lambat, Jurgen Klopp pasti akan meninggalkan Liverpool. Dan saat itu tiba, pelatih berdarah Jerman tersebut berencana untuk hiatus selama setahun sebelum mengambil pekerjaan baru.

Tidak bisa dimungkiri kalau Klopp pantas mendapatkan predikat pelatih Liverpool terbaik dalam satu dekade terakhir. Meraih empat trofi dalam kurun waktu setahun bukan prestasi yang pantas dipandang enteng.

Pada tahun ini, ia berhasil mempersembahkan trofi Premier League kepada klub berjuluk the Reds tersebut. Prestasi yang mereka damba-dambakan sejak terakhir kali mendapatkannya pada tahun 1990 silam.

Wajar bila Liverpool ingin mempertahankan pria berusia 53 tahun itu lebih lama lagi. Untungnya, keinginan itu sejalan dengan Klopp, yang belum berencana meninggalkan Anfield dalam waktu dekat.

Rencana Jurgen Klopp

Namun suatu waktu, akan tiba masa di mana Klopp tidak lagi terlihat di bangku kepelatihan. Selama situasinya tidak berubah, Klopp akan bertahan di Liverpool sampai kontraknya berakhir tahun 2024 mendatang.

Lalu, apa yang sekiranya bakal dilakukan oleh mantan pelatih Borussia Dortmund itu setelahnya? Ia sudah memiliki jawaban pasti soal itu, yakni hiatus selama satu tahun.

“Saya akan beristirahat selama satu tahun dan bertanya kepada diri sendiri apakah saya merindukan sepakbola,” ujarnya kepada Sport Buzzer.

“Jika saya berkata tidak, maka itulah akhir dari kisah pelatih bernama Jurgen Klopp. Jika saya tidak lagi jadi pelatih, akan ada satu hal yang saya rindukan: tensi brutal sebelum pertandingan,” lanjutnya.

Baca Juga : Harry Maguire Bicara Soal Tekanan di Musim Pertamanya Bersama MU, Apa Katanya?

Ingin Menjadi Lebih Baik

Bisa dibilang, Klopp dan Liverpool telah mendapatkan apa yang semua tim inginkan dalam satu tahun. Menjuarai liga domestik dan Liga Champions, ditambah Piala Super Eropa dan juga Piala Dunia Antarklub.

Lalu, apa lagi yang diinginkan oleh mereka? “Seluruh klub sedang menanti musim yang baru, kami ingin jadi lebih baik lagi,” tambahnya.

“Kami ingin mengejar lawan dan bola di lapangan, terus menjadi tim yang sangat tak menyenangkan untuk dilawan. Kami tidak ingin mempertahankan gelar apaun, kami ingin meraih yang baru, kami baru mulai meraih kemenangan.”

Yang disayangkan dari Liverpool musim ini adalah mereka tak mampu melaju lebih jauh di Liga Champions. Seperti yang diketahui, langkah mereka kandas di babak 16 besar setelah ditumbangkan Atletico Madrid.