Maurizio Sarri Keluhkan Chelsea Yang Sering Inkonsisten

Maurizio Sarri Keluhkan Chelsea Yang Sering Inkonsisten

Maurizio Sarri Keluhkan Chelsea Yang Sering Inkonsisten

Berita Bola, Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri angkat bicara mengenai tren permainan timnya musim ini. Sarri tidak habis pikir mengapa timnya kerap tampil inkonsisten musim ini.

Chelsea sendiri bisa dikatakan menjadi salah satu unggulan juara musim ini. Di bawah kepemimpinan Maurizio Sarri, mereka sempat tidak tersentuh kekalahan di 13 pertandingan di ajang EPL musim ini.

Pada akhir pekan kemarin, Chelsea berhasil meraih kemenangan krusial atas Manchester City dengan skor 2-0. Kemenangan ini tergolong bagus karena di empat laga sebelumnya, Chelsea hanya meraih satu kemenangan saja di ajang Premier League.

Sarri sendiri mengakui ada masalah mentalitas yang membuat timnya kerap inkonsisten. “Tentu saja tim ini bisa bertahan, namun mereka tidak bisa menerapkan level dan juga determinasi yang sama di setiap pertandingan,” buka Sarri kepada Goal International.

Sarri menilai timnya tampil dengan determinasi yang tinggi saat melawan Manchester City, namun timnya kerap kehilangan konsentrasi saat melawan tim yang lebih kecil dan itulah menurut Sarri penyebab inkonsistensi timnya.

“Kami harus memperbaiki permainan kami agar kami bisa bermain seperti hari ini di setiap pertandingan. Selain itu kami juga harus bisa bermain seperti ini di pertandingan yang tidak memiliki motivasi yang tinggi.”

“Saya rasa segalanya menjadi lebih mudah ketika kami menghadapi tim yang kuat seperti Manchester City, namun pertandingan melawan Brighton nanti akan ada tiga poin yang dipertaruhkan. Jadi kami harus memiliki permainan dan motivasi yang sama seperti hari ini.”

Baca Juga : Barcelona Siap Pecahkan Rekor Transfer Untuk Harry Kane

Sarri menilai cukup sulit untuk membangun motivasi di dalam skuat The Blues saat ini, sehingga ia menilai butuh waktu agar timnya kembali memiliki rasa lapar untuk bermain dengan baik.

“Saya pikir masalah motivasi menjadi persoalan tersendiri bagi kami. TIm ini pernah memenangkan [gelar juara] di masa lalu, jadi tidak mudah bagi mereka untuk bersaing untuk memperebutkan posisi teratas.”

“Saya pikir menjadi pemain profesional tidak menjamin seorang pemain punya motivasi yang besar. Kami harus memperbaiki hal itu dan itu tidak mudah.” tandasnya.