Kritik Lindelof dan Bailly Terlalu Keras, Gary Neville Minta Maaf

Kritik Lindelof dan Bailly Terlalu Keras, Gary Neville Minta Maaf

Kritik Lindelof dan Bailly Terlalu Keras, Gary Neville Minta Maaf

Berita Bola, Sebuah pernyataan maaf disampaikan oleh Gary Neville kepada Eric Bailly dan Victor Lindelof. Eks Kapten Setan Merah itu merasa kritikan yang ia berikan kepada kedua bek MU itu terlalu keras sehingga ia minta maaf.

Kritikan yang dimaksudkan adalah ketika United menghadapi Brighton & Hove Albion pada minggu lalu. Pada saat itu Eric Bailly dan Victor Lindelof dipercaya untuk mengawal lini pertahanan setan merah oleh Jose Mourinho.

Namun kedua bek ini tidak menuntaskan tugas mereka dengan baik. Mereka membuat beberapa kesalahan sehingga David De Gea harus memungut bola dari gawangnya sebanyak tiga kali, sehingga Neville dengan keras mengkritik performa kedua bek itu.

Neville sendiri merasa kritikan yang ia lontarkan itu terlalu keras sehingga ia minta maaf. “Saya harus memohon maaf kepada Baily dan Lindelof atas kritikan saya minggu lalu,” buka Neville kepada Sky Sports.

Apa gerangan yang membuat Neville meminta maaf? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Neville sendiri meminta maaf kepada Bailly dan Lindelof pada program acara Monday Night Football, di mana Neville bersama Carragher mengomentari pertandingan antara Manchester United dan Tottenham.

Baca Juga : Emery Harus Temukan Cara Mainkan Aubameyang Bareng Lacazette

Pada saat itu keduanya dimintai pendapat pertandingan mana yang mengena di memori mereka saat United bertemu. Carragher menjawab pertandingan yang ia kenang adalah pertandingan di bulan Desember 1998 saat kedua klub imbang 2-2.

Pada saat itu United unggul 2-0 lebih dahulu berkat brace Ole Gunnar Solksjaer. Namun Spurs berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah Neville mendapatkan kartu merah usai melanggar David Ginola.

Mendengar jawaban Carragher pada saat itu, Neville mulai mengenang peristiwa itu dan ia menilai performanya saat itu jauh lebih buruk dari apa yang dilakukan Lindelof dan Bailly.

“Pada saat itu kami masih unggul 2-0 di babak pertama. Saya ingat Roy [Keane] memarahi saya di paruh babak dan saya ingat saya harus berdiri di lorong untuk menonton babak kedua sambil berpikir ‘Ayo, pertahankan situasi ini teman-teman’.”

“Saya ingat ketika Spurs mencetak gol pertama mereka lalu di susul gol kedua mereka. Saya benar-benar merasa tepuruk akibat dua gol itu karena saya sudah mengecewakan rekan-rekan setim saya dan itu tidaklah bagus.” tandas eks kapten setan merah tersebut.

Jose Mourinho sendiri memutuskan untuk menyingkirkan Lindelof dan Bailly pada pertandingan melawan Tottenham Hotspur kemarin. Sebagai gantinya, ia memplot Phil Jones dan Chris Smalling di jantung pertahanan MU, di mana Ander Herrera juga dimainkan sebagai bek tengah darurat dalam skema 3 bek tersebut.