Eksis Lagi, PSSI Merencanakan Tuntut Balik Menpora

Eksis Lagi, PSSI Merencanakan Tuntut Balik Menpora

Eksis Lagi, PSSI Merencanakan Tuntut Balik Menpora

Agen Judi Bola, Jakarta – PSSI dibawah pimpinan La Nyalla Mattalitti eksis kembali dengan mengadakan rapat Komite Eksekutif. Ada 15 ketentuan yang dihasilkan, satu diantaranya yaitu gagasan menuntut balik Kementerian Pemuda serta Berolahraga (Kemenpora).

Rapat Exco itu di gelar hari ini, Senin (3/8/2015), yang di hadiri semua anggotanya, terkecuali Dody Alex Nurdin yang berhalangan lantaran tengah ada diluar negeri.

Diterangkan wakil ketua umum PSSI, Hinca Pandjaitan, rapat itu juga sebagai bukti bahwa organisasinya itu masih tetap aktif serta eksis.

Dari 15 ketentuan yang dihasilkan, salah satu konsentrasi yang dibicarakan terkecuali masalah pertandingan Indonesia Super League (ISL), PSSI disebutnya bakal mengambil sikap pada Kemenpora dengan lakukan tuntutan balik.

Baca Juga : Lyon Selangkah Lagi Peroleh Rafael da Silva

” PSSI bakal ajukan tuntutan perbuatan tidak mematuhi hukum pada Kemenpora lantaran disini Ada pihak yang dirugikan. Kami tugaskan pihak hukum kami untuk menghimpun serta ajukan tuntutan atas kerugian materiil serta imateriil yang di terima PSSI, ” tutur Hinca selesai rapat.

Tersebut 15 Ketentuan Exco PSSI :

1. Menunjuk waketum PSSI, Hinca Pandjaitan, untuk komunikasi intensif dengan FIFA serta AFC berkenaan putusan FIFA 30 Mei, perihal sanksi pada PSSI.

2. Pertandingan ISL bakal diawali pada minggu ketiga Oktober 2015, tidak ada pergantian peserta seperti saat sebelum pertandingan berhenti.

3. Pertandingan Divisi Paling utama diawali pada minggu ke-2 November.

4. Pertandingan Liga Nusantara diputar pada akhir November 2015 atau Januari 2016.

5. Pertandingan Grup Usia bakal diputar pada Februari 2016.

6. PSSI bakal mengadakan Piala Proklamasi pada Arema Cronus kontra Persib Bandung, tempat tentatif, kemungkinan di Bandung pada 15 Agustus 2015.

7. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI mesti lebih aktif kerjakan masalah yang nampak.

8. Exco PSSI dengan tegas menguatkan ketentuan Komite Norma PSSI masalah Djohar Arifin Husin, yang disanksi serta dipecat dari dewan kehormatan PSSI.

9. Kerja sama PSSI dengang NCB (Interpol Indonesia) dilanjutkan.

10. PSSI tidak bakal berperan serta pada ASEAN Super League (ASL) 2016. Argumennya, lantaran sekarang ini tengah disanksi FIFA.

11. Menugaskan auditor internal PSSI, untuk lakukan audit spesial di bln. April 2015. Untuk memberi jawaban serta menangkis tuduhan masalah keuangan PSSI yang dituduhkan oleh grup lain.

12. PSSI bakal lapor ke presiden perihal hasil penetapan PTUN Jakarta bahwa SK Kemenpora perihal penonaktifan PSSI tidak ada kemampuan hukum hingga ada ketentuan hukum terus.

13. Menugaskan Direktorat Hukum PSSI untuk melaporkan seluruhnya pihak yang menuduh keterlibatan Timnas U-23 dalam skandal penyusunan score SEA Games 2015 Singapura pada penegak hukum. PSSI lapor balik, supaya tuduhannya itu dibuktikan.

14. Menekan penegak hukum KPK serta kepolisian untuk menyelesaikan semua tuduhan yang dialamatkan pada PSSI. Kepolisian serta KPK Bekerjalah cepat serta serius.

15. PSSI bakal ajukan tuntutan perbuatan tidak mematuhi hukum pada Kemenpora. Lantaran perbuatan itu bikin kerugian materiil serta imateriil.